my portfolio

Sabtu, 13 Desember 2008

Semeru dari samping rumahku

Wah..alhamdulillah hari ini udah weekend lagi... besok dah hari Minggu.. hhmm..aku sih ingin sekali berenang, tapi kayaknya Abiku ga bisa deh, coz Abi besok bakalan sibuk ngurus tamu-tamu yang akan berkunjung ke sekolahku. Hmmmm... aaahhh kalau gitu, pagi-pagi sekali setelah aku bangun dari tidurku...aku mau ajak Abi dan Ummiku jalan-jalan lagi aaahh...seperti tadi, meskipun sebenarnya aku digendong sama Abi...hehehehehehehe

Teman, pagi tadi aku, Abi dan Ummiku jalan-jalan di sekitar tempat tinggal kami... huuaaa... jangan kaget yah kalau kalian melihat foto-foto yang tadi berhasil ditangkap oleh Ummi. Yup! kami memang tinggal di daerah yang masih bernuansa pedesaan... hihihi lihat saja... masih banyak sawah dan traktor yang menghiasi jalan-jalan menuju tempat tinggal kami...dan yang paling indah...whuaaa... kami bisa melihat Gunung Semeru nun jauh di sana, yang sama seperti aku, baru terbangun dari mimpi indahnya...lihat saja teman..... selimut kabutnya pun belum Ia tanggalkan... indah yah! Subhanallah...Thank you Allah for giving me a very beautiful scenery everyday.

Eits! Tak hanya Gunung Semeru lho yang menghiasi hari-hariku... ada sebuah Gunung lagi yang selalu menyapaku setiap pagi dengan cerianya. Yup! Gunung Arjuna... nah, kalau Gunung Arjuna , letaknya lebih dekat sehingga jelas sekali terlihat dari rumahku. Sama indahnya dengan Semeru, sang Arjuna pun tampak gagah dengan ikat pinggang yang melilitnya di kala pagi. Kabut putih yang meliputi Gunung Arjuna selayaknya ikat pinggang. Hmmmm.... makin menambah kegagahannya yah teman-teman.

Satu lagi! Selain kedua gunung di atas, ada lagi dua bukit bernama Panderman yang bersebelahan dengan Bukit Putri tidur. Kedua bukit itupun tak lupa setiap pagi menyapaku. Terletak di kota Batu, tampak semakin menyempurnakan pemandangan di sekitar rumahku.

Aaahhhh.... selalu terlafazz.... Alhamdulillah...Thank You Allah....for giving me a very beautiful scenery everyday.. Semeru dari samping rumahku.

1 komentar:

  1. ooooh fatituunnnn keren bgt ceritamuuu umi vika jdi erharu huks..huks.....huks....
    padahal umi vika udah 26th di malang tap tak menyadari idahnya gunung itu... kamu yg masih keuuucccuuuiilll udah tauuuuu.

    BalasHapus